Anggaran Rumah Tangga PPI Stuttgart

ANGGARAN RUMAH TANGGA PPI STUTTGART

BAB I

KEANGGOTAAN

Pasal 1: Jenis Keanggotaan

Jenis keanggotaan PPI Stuttgart terdiri dari anggota penuh, anggota kehormatan dan simpatisan.

(1) Anggota Penuh adalah warga negara Indonesia yang terdaftar sebagai pelajar pada salah satu lembaga pendidikan atau pengajaran di Stuttgart, Vaihingen, Esslingen, Nurtingen, Sindelfingen.

(2) Anggota Kehormatan adalah pihak-pihak yang telah dianggap berkontribusi terhadap kemajuan organisasi berdasarkan Rapat tahunan yang diatur dalam pasal 6.

(3) Simpatisan adalah pihak lain dari segala kebangsaan yang menaruh simpati terhadap PPI Stuttgart.

Pasal 2: Prosedur Menjadi Anggota

(1) Keanggotaan penuh sah setelah individu terkait telah menyatakan kesediaan untuk menjadi anggota penuh dengan mengakui AD/ART PPI Stuttgart.

(2) Keanggotaan kehormatan sah setelah:

– individu terkait telah menyatakan kesediaan untuk menjadi anggota kehormatan

– diusulkan setidaknya oleh satu anggota penuh

– disetujui oleh seluruh pengurus PPI Stuttgart yang sedang menjabat.

Pasal 3: Hak Anggota

(1) Anggota Penuh

  1. a) Hadir dan berbicara dalam rapat organisasi.
  2. b) Memilih dan dipilih menjadi pengurus sesuai ketentuan pada Pasal 8.
  3. c) Menempati jabatan dalam kepengurusan berdasarkan keputusan rapat organisasi.
  4. d) Mengusulkan calon anggota kehormatan

(2) Anggota Kehormatan

  1. a) Berhak berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan PPI Stuttgart
  2. b) Hadir dalam rapat perhimpunan atas undangan PPI Stuttgart

(3) Simpatisan dan Alumni

  1. a) Berhak berpartisipasi dan berkontribusi dalam kegiatan-kegiatan PPI Stuttgart

Pasal 4: Kewajiban Anggota

(1) Anggota Penuh

  1. a) Taat pada AD/ART PPI Stuttgart dan menjaga nama baik perhimpunan serta negara Indonesia.
  2. b) Melaksanakan dan menghormati hasil-hasil rapat organisasi
  3. c) Menjalankan usaha dan kegiatan-kegiatan yang selaras dengan azas organisasi

(2) Anggota Kehormatan

  1. a) Taat pada AD/ART PPI Stuttgart dan menjaga nama baik perhimpunan.

(3) Simpatisan dan Alumni

  1. a) Taat pada AD/ART PPI Stuttgart dan menjaga nama baik perhimpunan.

Pasal 5: Pemberhentian Keanggotaan

(1) Seseorang kehilangan keanggotaan PPI Stuttgart secara otomatis apabila:

– Meninggal dunia

– Mengundurkan diri

– Khusus untuk anggota penuh, telah menyelesaikan studi atau tidak lagi terdaftar sebagai pelajar di institusi pendidikan di Stuttgart

(2) Keanggotaan seseorang dalam PPI Stuttgart dapat dicabut dalam rapat organisasi setelah

diputuskan dalam Rapat Khusus jika:

– Melanggar AD/ART PPI Stuttgart

– Menjatuhkan nama baik atau menyalahgunakan nama PPI Stuttgart

– Melakukan tindak kriminal dan dijatuhi vonis hukum oleh pengadilan Jerman atau Indonesia

 

BAB II

RAPAT

Pasal 6: Rapat Umum

(1) Rapat Umum adalah rapat yang dihadiri oleh sekurang-kurangnya setengah plus 1 anggota PPI Stuttgart  berdasarkan pasal 1.

(2) Rapat Umum adalah rapat yang diselenggarakan sekali dalam setahun (12 bulan)

(3) Rapat Umum berfungsi untuk:

– Menetapkan dan mengesahkan AD/ART dan amandemen AD/ART.

– Mengesahkan susunan kepengurusan PPI Suttgart yang baru.

– Mengesahkan anggota kehormatan.

(4) Penyelenggaraan Rapat Umum diumumkan sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu sebelum diselenggarakan.

(5) Keputusan dalam Rapat Umum diambil dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat. Jika tidak tercapai mufakat, pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan suara terbanyak (lebih dari 1/2 peserta rapat).

Pasal 7: Rapat Pengurus

(1) Rapat Pengurus adalah rapat yang dihadiri oleh pengurus inti PPI Stuttgart

(2) Rapat Pengurus adalah rapat yang diselenggarakan secara rutin

(3) Rapat Pengurus berfungsi untuk:

– Membahas rencana kegiatan PPI

-Mengevaluasi kegiatan yang telah dilakukan

(4) Penyelenggaraan Rapat Pengurus diumumkan sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu sebelum diselenggarakan.

(5) Keputusan dalam Rapat Pengurus diambil dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat. Jika tidak tercapai mufakat, pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan suara terbanyak (lebih dari 1/2 peserta rapat).

Pasal 8: Rapat Khusus

(1) Rapat Khusus adalah rapat lain yang diselenggarakan untuk membicarakan hal-hal lain yang tidak terduga dan dihadiri oleh Pengurus(jumlah pengurus [n+1]/2) serta pihak-pihak yang berkepentingan.

(2) Dalam Rapat Khusus, pengurus dan pihak-pihak yang berkepentingan berhak untuk mengambil keputusan atas hal-hal yang diagendakan.

(3) Penyelenggaraan Rapat Khusus diumumkan sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu sebelum diselenggarakan.

(4) Keputusan dalam Rapat Khusus diambil dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat. Jika tidak tercapai mufakat, pengambilan keputusan dilakukan sesuai dengan suara terbanyak (lebih dari 1/2 peserta rapat).

 

BAB III

PENGURUS

Pasal 9: Pengurus

(1) Pengurus adalah organ eksekutif dalam organisasi yang menjalankan fungsi organisasi PPI Stuttgart.

(2) Pengurus merupakan anggota penuh yang memiliki masa studi sekurang-kurangnya 1 (satu) tahun.

(3) Struktur dasar pengurus PPI Stuttgart terdiri atas Ketua PPI Stuttgart, Wakil Ketua PPI Stuttgart, Sekretaris PPI Stuttgart dan Bendahara PPI Stuttgart.

(4) Kepemimpinan tertinggi dari PPI Stuttgart adalah Ketua PPI Stuttgart.

(5) Masa jabatan Pengurus adalah 1 (satu) tahun.

(6) Seorang anggota penuh tidak dapat menjabat sebagai pengurus PPI Stuttgart jika sudah terpilih dan menyatakan kesediaannya sebagai pengurus PPI Jerman.

Pasal 10: Fungsi dan Tugas Pengurus

(1) Pembentukan

  1. a) Sekretariat PPI Stuttgart membentuk susunan kepengurusan tambahan selambat-lambatnya dalam waktu tiga minggu setelah Rapat Umum Tahunan.
  2. b) Susunan pengurus harus diberitahukan kepada anggota PPI Stuttgart, selambat-lambatnya tiga minggu setelah pengurus terbentuk.

(2) Susunan

  1. a) Keanggotaan dan detil struktur Pengurus merupakan kewenangan Sekretariat PPI Stuttgart
  2. b) Ketua PPI Stuttgart mewakili organisasi ke luar dan ke dalam.
  3. c) Bila Ketua PPI Stuttgart berhalangan maka digantikan oleh Wakil Ketua PPI Stuttgart
  4. d) Bila Ketua PPI Stuttgart meninggalkan Stuttgart lebih dari 2 (dua) bulan berturut-turut tanpa kabar atau lebih dari 3(tiga) bulan berturut-turut dengan kabar atau meninggalkan perhimpunan (lihat pasal 5), maka digantikan sementara oleh Wakil Ketua PPI Stuttgart sebelum diselenggarakan Rapat Khusus untuk menetapkan seorang Ketua PPI Stuttgart yang baru.

(3) Laporan dan pertanggungjawaban

  1. a) Pengurus memberikan laporan kegiatan, administrasi dan keuangan dalam Rapat Umum tahunan.
  2. b) Pengurus melaporkan dan mempertanggungjawabkan segala aktivitasnya dalam Rapat Umum tahunan pada akhir masa jabatan.

BAB IV

KEGIATAN

Pasal 11: Kegiatan

  • Pengurus PPI Stuttgart berhak dan berkewajiban merencanakan kegiatan-kegiatan yang selaras dengan AD/ART PPI Stuttgart selama masa jabatan.
  • Agenda kegiatan tahunan selesai disusun oleh pengurus PPI Stuttgart yang sedang menjabat sekurang-kurangnya 4 (empat) minggu setelah kepengurusan terbentuk.
  • Agenda kegiatan tahunan diberitahukan kepada seluruh anggota PPI Stuttgart dalam Rapat Khusus sekurang-kurangnya 1(satu) minggu setelah terbentuk.
  • Agenda tahunan harus disetujui oleh anggota PPI Stuttgart dalam Rapat Khusus melalui musyawarah mufakat atau pengambilan suara terbanyak.
  • Pelaksanaan agenda kegiatan tahunan diatur dalam Rapat Khusus.

 

BAB V

PERBENDAHARAAN

Pasal 12: Perbendaharaan

(1) Keuangan organisasi didapatkan dari:

  1. a) Hasil-hasil usaha yang tidak bertentangan dengan AD/ART dan peraturan hukum setempat.
  2. b) Sumbangan

(2) Keuangan dipergunakan untuk membiayai keperluan di organisasi dalam menjalankan fungsi organisasi.

(3) Pertanggungjawaban keuangan dipublikasikan kepada anggota sekurang-kurangnya satu kali pada akhir periode kepengurusan.

 

BAB VI

PERUBAHAN ANGGARAN DASAR DAN ANGGARAN RUMAH TANGGA DAN PEMBUBARAN ORGANISASI

Pasal 13: Perubahan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga

Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga dapat diubah dalam Rapat Umum dengan musyawarah mufakat atau pengambilan suara terbanyak.

Pasal 14: Pembubaran Organisasi

(1) PPI Stuttgart dapat dibubarkan pada Rapat Umum atau Rapat Khusus dengan persetujuan dari semua anggota penuh.

(2) Apabila organisasi dibubarkan, maka segala hak milik organisasi diserahkan kepada Palang Merah Indonesia atau lembaga sosial yang akan ditentukan kemudian.

BAB VII

ATURAN TAMBAHAN

Pasal 15: Aturan Tambahan

(1) Anggaran Rumah Tangga dapat dijabarkan lebih lanjut dengan petunjuk pelaksanaan yang disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang disusun oleh Pengurus.

(2) Setiap anggota PPI Stuttgart dianggap telah mengetahui isi AD/ART ini setelah diumumkan.

BAB VIII
PENUTUP

1. Anggaran Rumah Tangga ini merupakan satu kesatuan dengan Anggaran Dasar.
2. Anggaran Rumah Tangga ini berlaku sejak ditetapkan.
3. Hal-hal yang tidak tercantum dan belum diatur oleh Anggaran Rumah Tangga, selanjutnya diatur melalui peraturan-peraturan tambahan yang diputuskan oleh Sekretariat PPI Stuttgart yang sedang menjabat.

 

 

Iklan

Tinggalkan Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s